Live 7 November 2025: Mengenal Diri

Semua dimulai dari satu pertanyaan:

“Siapa Aku?”

Siapa dirimu ketika tak ada pasangan, keluarga, teman, circle, atau siapa pun yang menyayangimu dan menilai dirimu?

Tanpa peran, tanpa topeng — siapa kamu sebenarnya?

1. Mengenal Diri dari Luar ke Dalam

Kita mulai dari tubuh, karena tubuh lebih jujur daripada pikiran.

Perhatikan postur, napas, suhu tubuh (panas/dingin), dan respons tubuh ketika bertemu orang atau berada di situasi tertentu.

Tubuh selalu berbicara lebih dulu.

Lalu, masuk ke pikiran — tapi ingat, pikiran sering jadi “noise” yang menutupi intuisi.

Alih-alih langsung menilai, coba amati pola dan analisisnya.

Setelah itu, masuk lebih dalam ke perasaan dan intuisi — titik paling sunyi dan paling dalam di dalam diri.

Di sini, suara sejati mulai muncul.

2. Mengenal Diri dari Dalam ke Luar

Mulailah dari rasa di dada.

Tanyakan: Hari ini, apa yang aku rasakan?

Perhatikan sensasi kecil dalam tubuh, arah tarikan energi, atau getaran halus di dalam diri.

Biasanya, intuisi muncul lebih dulu, baru pikiran datang belakangan untuk memberi komentar.

Kalau sedang tidak stabil, intuisi bisa “tercampur” dengan emosi — seperti auto channeling.

Tapi ketika kamu stabil, kamu bisa mengolah diri dari rasa dulu baru logika.

Dan ketika rasa dan logika selaras, di situlah kamu benar-benar bisa disebut mengenal diri.