Full Snow Moon & Perigee

1 Februari 2026 — Saat Bumi, Jiwa, dan Kesadaran Bergerak Bersamaan

Pada 1 Februari 2026, langit tidak hanya menampilkan Full Snow Moon, tetapi juga satu fenomena penting yang jarang disadari banyak orang: bulan berada di titik Perigee — posisi terdekat Bulan dengan Bumi.

Ini bukan sekadar purnama yang indah.

Ada tarikan, ada tekanan, ada gelombang yang terasa — bukan hanya di lautan, tapi juga di dalam tubuh, emosi, dan kesadaran manusia.

Di Ruang Lavie, kita tidak melihat fenomena langit sebagai “ramalan”.

Kita melihatnya sebagai cermin.

 

Apa Itu Full Snow Moon? (Fakta & Sejarah Singkat)

Full Snow Moon adalah sebutan tradisional untuk bulan purnama di bulan Februari.

Nama ini berasal dari budaya masyarakat asli Amerika Utara, yang mengamati bahwa Februari adalah masa salju paling tebal, cuaca paling sunyi, dan sumber daya paling terbatas.

Secara simbolik:

Ini adalah fase bertahan

Fase diam tapi hidup

Fase menunggu tanpa tahu kapan musim berubah

Snow Moon bukan tentang perayaan.

Ia tentang ketahanan jiwa.

 

Perigee: Kenapa Full Moon Kali Ini Berbeda?

Perigee adalah kondisi ketika Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi.

Saat Full Moon bertepatan dengan Perigee, efek gravitasinya menjadi lebih kuat.

Secara fisik:

Pasang laut bisa lebih tinggi

Tekanan air meningkat

Secara energetik (yang sering diabaikan):

Emosi lebih mudah naik ke permukaan

Tubuh lebih sensitif

Pikiran lebih reaktif atau justru sangat lelah

Ini bukan sugesti.

Tubuh manusia terdiri dari ±70% air — sama seperti planet ini.

 

Full Snow Moon & Pergeseran Gelombang Bumi

Bumi tidak diam.

Ia bergetar, beresonansi, dan bergeser ritmenya.

Saat Full Moon + Perigee terjadi:

Gelombang bumi terasa lebih padat

Sistem saraf lebih mudah overstimulasi

Banyak orang merasa:

Sulit tidur

Emosi naik tanpa sebab jelas

Ingin menjauh, diam, atau menarik diri

Ini bukan “kamu lemah”.

Ini tanda kamu peka.

 

Matrix Jiwa: Saat Pola Lama Terlihat Jelas

Di Ruang Lavie, kami menyebut struktur batin manusia sebagai Matrix Jiwa — kumpulan pola, respons, luka, dan cahaya yang membentuk cara seseorang hidup.

Full Snow Moon dengan Perigee bekerja seperti:

Lampu sorot pada Matrix Jiwa

Yang biasanya tersembunyi, menjadi terlihat:

Pola bertahan yang sudah terlalu lama

Emosi yang ditekan demi “kuat”

Cara hidup yang sebenarnya sudah tidak selaras

Bukan untuk dihakimi.

Tapi untuk disadari.

 

Kesadaran Kolektif: Kenapa Banyak Orang Merasa “Capek Tanpa Alasan”?

Ini bagian yang sering dianggap kontroversial, tapi semakin banyak orang merasakannya.

Kesadaran manusia tidak berdiri sendiri.

Ada medan kolektif — gelombang emosi, ketakutan, perubahan, dan kelelahan yang bergerak bersamaan.

Full Moon + Perigee memperkuat:

Apa yang belum selesai secara kolektif

Apa yang sudah tidak bisa ditunda

Apa yang harus dilepaskan, meski belum tahu gantinya apa

Ini bukan akhir.

Ini titik transisi.

 

Bukan Tentang Takut, Tapi Tentang Peka

Di Ruang Lavie, kami tidak mengajak untuk takut pada fenomena langit.

Kami mengajak untuk hadir.

Snow Moon mengingatkan:

Tidak semua pertumbuhan terlihat dari luar.

Beberapa tumbuh diam-diam, di bawah salju.

Jika kamu merasa:

Lebih sensitif

Lebih reflektif

Lebih jujur pada diri sendiri

Mungkin bukan hidupmu yang kacau.

Mungkin Matrix Jiwamu sedang menyesuaikan frekuensi.

 

Penutup

Bertahan Tanpa Mengeras

Full Snow Moon 1 Februari 2026 bukan tentang perubahan besar yang dramatis.

Ia tentang kejujuran kecil yang pelan.

Tentang berhenti memaksa diri.

Tentang mendengarkan tubuh.

Tentang berani melihat pola hidup apa yang sudah waktunya ditinggalkan.

Dan jika kamu ingin memahami:

Pola apa yang sedang aktif di hidupmu

Kenapa fase ini terasa berat tapi penting

Bagaimana membaca Matrix Jiwa tanpa drama & tanpa menghakimi diri

Ruang Lavie menyediakan tools & ruang refleksi

untuk kamu yang ingin mengenal diri dengan cara yang lebih lembut.

Karena tidak semua perubahan perlu keras.

Sebagian hanya perlu disadari.